Di tengah Wabah Corona, Mahasiswi Yatim Ini Jalankan Usaha Kecil-kecilan di Rumah
  • UTU News
  • 01. 05. 2020
  • 0
  • 549

MEULABOH - UTU | Di tengah kekhawatiran penularan virus corona (Covid-19) yang saat ini sedang menyebar ke seluruh dunia, masyarakat menjadi kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidup di segala hal. Ada yang mulai beralih pekerjaan, ada juga yang membangun usaha rumah tangga.

Karena hal tersebut, Alvionitasyah Ap Nst, salah seorang mahasiswi semester delapan Program Studi Ilmu Administrasi Negara , Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Teuku Umar menciptakan industri rumah tangga agar mendapatkan penghasilan tambahan untuk kebutuhannya sehari-hari.

Kepada UTU.News Kamis (30/4/2020) Alvionitasyah mengatakan semenjak diterapkan kuliah dalam jaringan (daring) atau online di Universitas Teuku Umar akibat tanggap darurat Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) dari tanggal 16 Maret hingga 29 Mei 2020 mendatang, dia mulai membuat aneka jenis minuman Moomilky.

Minuman yang komponen utama dalam pembuatannya ialah susu dan di mix kan dengan bermacam rasa yaitu Coklat, Strawberry, Mangga, Taro, Cappucino, Greentea, RedVelvet, Chocooreo, Vanila dan Milo.

Harganya pun bervariasi, untuk ukuran small momilky hanya Rp. 10.000 per cup sedangkan ukuran large hanya Rp. 13.000. Untuk topping nya sendiri Moomilky menggunakan tapioca pearl (bobba) dengan tambahan harga Rp. 3000.

"Untuk mematuhi imbauan pemerintah agar tetap dirumah, apa salahnya mencoba bangun bisnis minuman, dan saya membuat minuman itu tergantung kebutuhan pemesan, ada di pesan melalui online dan ada yang membeli langsung kerumah. Modalnya pun tidak terlalu besar" katanya.

Meski begitu, tantangan terbesarnya justru terletak di pemasaran. Untuk membangun jaringan pemasaran, ia harus rajin mempromosinya di berbagai media sosial.

Ditanya tentang motivasi berwirausaha, perempuan kelahiran 20 September 1998 ini mengatakan fenomena banyaknya pengangguran menjadi masalah sosial yang belum terselesaikan. Sehingga ia dengan bekal ilmu yang diperoleh diperkuliahan memberanikan diri untuk terjun ke dunia usaha.

"Saya termotivasi bahwasanya dengan berwirausaha dapat memiliki kebebasan untuk dapat mencapai tujuan yang saya impikan. Dan juga didunia usaha ini tidak ada rasa bosan atau jenuh justru tantangan yang dapat mengembangkan potensi diri. Kreativitas, semangat dalam bekerja dan impian bisnis yang akan dituju selalu memberikan sensasi yang menyenangkan dalam berwirausaha." Jelas Alvionitasyah dengan penuh semangat

Selain itu, semangat mahasiswi yang Aktif dalam organisasi GenBI Komisariat UTU ini untuk berwirausaha juga didapati dari dorongan Alm. Ayahnya yang selalu memberi arahan agar kedepan dia bisa mandiri dengan membuka usaha agar dapat bermanfaat bagi orang banyak.

"Berkat dorongan orangtua, dan pengetahuan tentang berwirausaha pada matakuliah entrepreneurship di semester 2 lalu, Alhamdulillah pada tahun 2018 saya terpilih mewakili Universitas Teuku Umar untuk mengikuti pelatihan wirausahawan muda yang tergabung dalam wirausahawan, pemuda dan kelompok masyarakat strategis yang diselenggarakan oleh Pemerintah Aceh melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah. Dari pelatihan tersebut, saya mendapatkan modal usaha berupa barang yang dapat dimanfaatkan." Terang Alvionitasyah

Selain membuat minuman Moomilky, wanita kelahiran Banda Aceh yang sudah lama menetap di Meulaboh, tepatnya di Jln. Manekroo (Samping Citra Mobil) ini juga harus meluangkan waktu untuk mengikuti bimbingan tugas akhir secara online, membaca buku dan menyelesaikan tugas perbaikan skripsi yang diberikan pembimbing. Sebagian dana dari bisnisnya itu juga digunakan untuk mengisi paket data inetrnet.

"Alhamdulillah, seluruh MK sudah saya selesaikan sebelum pandemi Covid-19, saat ini hanya menunggu sidang akhir Skripsi saja. Insya Allah tahun ini bisa selesai kuliahnya." Tutup yatim yang kehilangan Ayahnya Oktober 2019 lalu. (Aduwina Pakeh / Humas UTU).

Komentar :

Lainnya :