GenBI UTU Bahas Dampak Pandemi Covid-19 terhadap Sektor Pariwisata
  • UTU News
  • 23. 04. 2020
  • 0
  • 1271

MEULABOH - UTU | Komunitas Generasi Baru Indonesia (GenBI) Aceh komisariat Universitas Teuku Umar (GenBI UTU) melaksanakan kegiatan GenBI DISKON (Diskusi online) melalui WhatsApp group pada Jam 20:20 WIB Rabu malam (22/04/2020).

Kegiatan yang mengusung tema "Sektor Pariwisata ditengah dampak Covid-19" menghadirkan pemateri handal dibidang pariwisata yaitu Riski Abdullah Saidi yang merupakan Putra Pariwisata Nusantara Aceh periode 2019-2020. Diskusi dipandu oleh Rifky Hariantoni selaku Ketua Divisi Pendidikan GenBI Aceh Komisariat Universitas Teuku Umar dan diikuti oleh 150 orang peserta.

Rahmat Dilta Harahap Ketua GenBI Komisariat UTU Periode 2019/2020, mengatakan kegiatan DISKON GenBI ini merupakan kegiatan diskusi pertama yang dilakukan secara Daring dan tentunya akan terus dilakukan secara rutin mengingat besarnya feedback yang dirasakan oleh peserta Diskusi Online.

"Melalui kegiatan ini kita berharap dapat mensosialisasikan terkait pencegahan dan memutus mata rantai penyebaran COVID-19, Selain itu juga memberikan pengetahuan baru bagi peserta terkait pariwisata di tengah corona ini". Sebut Rahmat Dilta Harahap

Kegiatan ini bertujuan membahas terkait dampak pariwisata ditengah pandemi Covid-19, dan perkembangan pariwisata dalam masa pembatasan sosial ini. Sejumlah stimulasi yang disiapkan pemerintah untuk membangkitkan sektor pariwisata tak mampu membendung dampak negatif COVID-19.

Covid-19 adalah virus yang dapat menular, virus ini adalah virus yang menyerang system pernapasan yang dapat menular begitu cepat, dan juga dapat mengakibatkan kematian. Tentu dengan klasifikasi ini membuat sejumlah negara mengambil sikap dalam mengantisipasi penyebaran virus corona.

Begitu pula dengan Indonesia saat ini Pemerintah mulai memberlakukan istilah physical distancing atau jarak fisik sebagai cara untuk menghindari penyebaran virus corona lebih luas, dan menghimbau masyarakat untuk hidup sehat senantiasa mencuci tangan bahkan menghimbau masyarakat untuk tetap dirumah. Namun dengan adanya pembatasan dan physical distancing bagaimana kah sektor pariwisata yang ada di Indonesia ?

Dalam diskusi ini Riski Abdullah Saidi menjelaskan bahwa hampir semua objek wisata baik secara Nasional maupun lokal Aceh ditutup.

"Pandemi Covid-19 ini sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi, khususnya dari sektor pariwisata. Namun sisi positifnya, pengembang sektor pariwisata dapat menata ulang dan memperbaiki sarana/prasarana objek wisata, khususnya dalam upaya penanggulangan sampah yang selama ini menjadi problem serius didunia wisata Indonesia. Dengan adanya pembatasan sosial ini mengurangi potensi sampah yang besar dalam destinasi pariwisata." Jelas Riski

Kegiatan diakhiri dengan pembagian door prize berupa voucher pulsa gratis bagi yang bertanya dan aktif saat kegiatan berlangsung. (Aduwina Pakeh / Humas UTU).

Bb

Komentar :

Lainnya :